Paragraf Campuran Tugas B. Indonesia 2

Paragraf Campuran

Pada paragraf ini kalimat topik ditempatkan pada bagian awal dan akhir paragraf. Dalam hal ini kalimat terakhir berisi pengulangan dan penegasan kalimat pertama.


Contoh Paragraf Campuran :

Mainan anak-anak jaman sekarang semakin meningkat. Bila dahulu anak-anak hanya bermain dengan alat seadanya seperti layang-layang, kelereng, lompat karet dan sebagainya. Sekarang ini permainan seperti itu dianggap kampungan, karena pengaruh perkembangan teknologi, mainan anak-anak pun menjadi lebih modern. Alat-alatnya pun mengandung teknologi seperti video game.

Tidak hanya anak-anak yang suka memainkan video game, tapi banyak juga orang dewasa yang ikut menikmatinya. Bahkan karena telah dimainkan hampir di seluruh belahan dunia, sering diadakan pula event-event internasional dengan hadiah-hadiah yang fantastis. Sekarang bukan hanya masyarakat atas yang menikmati tetapi masyarakat bawah dan pinggiran pun memainkannya baik rental maupun memiliki sendiri.

Beban hidup yang berat tidak membuat orang berhenti bermain video game. Walau harganya yang terbilang cukup mahal tetapi video game ternyata selain menghibur, adapula pendidikan yang didapat. Dari pembelajaran strategi hingga bahasa asing dan sebagainya. Wajar bila video game semakin popular jaman sekarang ini.

Kenyataan itu ditunjang lagi oleh ramainya perusahaan-perusahaan besar seperti SONY, NINTENDO, dan lain-lain yang selalu bersaing untuk membuat teknologi yang lebih baik dengan harga yang lebih murah tetapi tetap menarik. Bukan hanya itu jenis permainannya pun beragam mulai dari petualangan, perang-perangan, olahraga, dan masih banyak lagi. Itu membuat orang dapat memilih sesuai dengan jenis yang disuka.


Read Users' Comments (0)

Paragraf Induktif Tugas B.Indonesia 2

Paragraf Induktif


Paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa khusus di atas.


Contoh Paragraf Induktif


Di lingkungan kita banyak sampah yang tidak pada tempatnya. Fenomena ini bukan hanya kita jumpai di lingkungan sekitar kita saja, tapi fenomena ini sudah banyak tersebar di daerah-daerah lain, hampir di seluruh Indonesia. Bahkan di ibukota Jakarta sendiri sampah-sampah sudah merajalela, sehingga sampah merupakan benda yang sangat mudah dijumpai di Indonesia khususnya di Jakarta. Oleh karena itu jakarta sering terjadi bencana banjir yang sangat merugikan masyarakat. Akibatnya, di mata Dunia Indonesia merupakan salah satu negara yang kurang peduli pada kebersihan lingkungan.

Sampah yang tidak pada tempatnya akan mencemarkan lingkungan, bahkan sampah yang menumpuk dapat menyebabkan banjir sehingga menimbulkan berbagai macam penyakit dan kerugian lain, serta dapat merusak ekosistem. Akibatnya sampah yang tidak dikelola secara baik dapat merusak kesehatan.

Sebagaimana yang orang tahu banjir tidak hanya dapat menimbulkan penyakit tetapi juga merusak atau menghilangkan harta benda mereka. Seperti terhanyut, tertimbun lumpur banjir, dijarah orang yang tidak bertanggungjawab, dan lain-lain. Jadi tidak hanya dapat merusak kesehatan, masalah-masalah yang disebabkan oleh sampah juga akan menyebabkan kerugian materi.

Padahal untuk mencegah rusaknya lingkungan karena sampah masyarakat hanya perlu membuang sampah pada tempatnya. Selain itu dengan cara membersihkan lingkungan sekitarnya seperti membersihkan saluran air, menyortir sampah dari yang organik dan non organik. Sayangnya masih kurangnya kepedulian masyarakat tentang kebersihan lingkungan.

Read Users' Comments (0)

Paragraf Deduktif (Tugas B. Indonesia 2)

Paragraf Deduktif


Paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa – peristiwa yang umum, untuk menuju kepada kesimpulan khusus, yang mencakup semua peristiwa umum diatas.

Contoh Paragraf Deduktif

Penggunaan jasa internet sudah semakin marak. Pasalnya internet dinilai lebih cepat dan lebih instan dari pada media yang lain. Oleh karena itu, banyak masyarakat dari kalangan atas maupun bawah memilih internet untuk dijadikan media informasi. Bukan hanya cepat dan instan saja, internet juga menyediakan segudang informasi yang tidak diragukan lagi kebenarannya. Dengan kelebihan yang dimiliki internet, masyarakat menjadi semakin mudah mendapatkan informasi.

Dengan menggunakan internet seakan dunia ada didepan kita. Kita dapat melihat berita terkini dari belahan dunia manapun, fashion yang banyak digunakan oleh selebriti-selebriti dunia, berbagai macam peristiwa yang terjadi.

Selain itu internet juga dapat mempererat silaturahmi antar manusia. Seperti melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, Friendster, Yahoo Messenger.

Dengan internet juga muncul berbagai macam kejahatan. Seperti penipuan, pembajakan intelektual, pembobolan data, dan sebagainya.

Read Users' Comments (0)

Kamu Dimana ??

Kamu pernah janjikan langit vanila,
Serta hangatnya mentari menjelang senja,
Pernah juga kamu bilang kan selalu ada,
Disetiap helaan nafas dan kedipan mata..

Janjimu,
Hanya ada tawa, bahagia,
Serta hujanan kata-kata cinta..

Hari ini,
Malam ku hitam
Jiwaku kelam,
Kamu diamana ??


Dikutip dari novel soulmate.com

Read Users' Comments (0)

31 Desember 2009

Terlelap dalam ruang mimpi yang tidak nyata,
terjebak dalam labirin..
Menggapai..
Berputar..
Melayang..
Tersedot..
Semakin jauh..
Semakin gelap..
Lelah..
Hampa udara..
Aku..
Hilang !!

Dikutip dari novel soulmate.com

Read Users' Comments (0)

Motivasi

Pengertian
Dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang kearah suatu tujuan.

Menurut 3 pendapat
1. Wexley & Yukl (dalam As’ad, 1987), motivasi adalah pemberian atau penimbulan motif, dapat pula diartikan hal atau keadaan menjadi motif.

2. Mitchell (dalam Winardi, 2002), motivasi mewakili proses- proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkanya, dan terjadinya persistensi kegiatan- kegiatan sukarela (volunter) yang diarahkan ke tujuan tertentu.

3. Gray (dalam Winardi, 2002), motivasi merupakan sejumlah proses, yang bersifat internal, atau eksternal bagi seorang individu, yang menyebabkan timbulnya sikap antusiasme dan persistensi, dalam hal melaksanakan kegiatan- kegiatan tertentu.

Belajar
Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat.

Jenis-jenis motivasi
1. Motivasi Intrinsik
motif-motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar, karena dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu.

2. Motivasi Ekstrinsik
motif-motif yang aktif dan berfungsinya karena adanya perangsang dari luar.

Upaya Membangkitkan Motivasi Belajar
1. Memberi angka
2. Hadiah
3. Kompetisi
4. Ego-Involvement
5. Memberi Ulangan
6. Mengetahui Hasil
7. Pujian
8. Hukuman
9. Hasrat Untuk Belajar
10. Minat

Dikutip dari Tugas Kelompok Bahasa Indonesia

Read Users' Comments (0)

Teori Motivasi

Motivasi merupakan satu penggerak dari dalam hati seseorang untuk melakukan atau mencapai sesuatu tujuan. Motivasi juga bisa dikatakan sebagai rencana atau keinginan untuk menuju kesuksesan dan menghindari kegagalan hidup. Dengan kata lain motivasi adalah sebuah proses untuk tercapainya suatu tujuan. Seseorang yang mempunyai motivasi berarti ia telah mempunyai kekuatan untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan.

Motivasi dapat berupa motivasi intrinsic dan ekstrinsic. Motivasi yang bersifat intinsik adalah manakala sifat pekerjaan itu sendiri yang membuat seorang termotivasi, orang tersebut mendapat kepuasan dengan melakukan pekerjaan tersebut bukan karena rangsangan lain seperti status ataupun uang atau bisa juga dikatakan seorang melakukan hobbynya. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah manakala elemen elemen diluar pekerjaan yang melekat di pekerjaan tersebut menjadi faktor utama yang membuat seorang termotivasi seperti status ataupun kompensasi.

Banyak teori motivasi yang dikemukakan oleh para ahli yang dimaksudkan untuk memberikan uraian yang menuju pada apa sebenarnya manusia dan manusia akan dapat menjadi seperti apa. Landy dan Becker membuat pengelompokan pendekatan teori motivasi ini menjadi 5 kategori yaitu teori kebutuhan,teori penguatan,teori keadilan,teori harapan,teori penetapan sasaran.

A. TEORI MOTIVASI ABRAHAM MASLOW (1943-1970)

Abraham Maslow (1943;1970) mengemukakan bahwa pada dasarnya semua manusia memiliki kebutuhan pokok. Ia menunjukkannya dalam 5 tingkatan yang berbentuk piramid, orang memulai dorongan dari tingkatan terbawah. Lima tingkat kebutuhan itu dikenal dengan sebutan Hirarki Kebutuhan Maslow, dimulai dari kebutuhan biologis dasar sampai motif psikologis yang lebih kompleks; yang hanya akan penting setelah kebutuhan dasar terpenuhi. Kebutuhan pada suatu peringkat paling tidak harus terpenuhi sebagian sebelum kebutuhan pada peringkat berikutnya menjadi penentu tindakan yang penting.


B. TEORI MOTIVASI HERZBERG (1966)

Menurut Herzberg (1966), ada dua jenis faktor yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan dan menjauhkan diri dari ketidakpuasan. Dua faktor itu disebutnya faktorhigiene (faktor ekstrinsik) dan faktor motivator (faktor intrinsik). Faktor higiene memotivasi seseorang untuk keluar dari ketidakpuasan, termasuk didalamnya adalah hubungan antar manusia, imbalan, kondisi lingkungan, dan sebagainya (faktor ekstrinsik), sedangkan faktor motivator memotivasi seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan, yang termasuk didalamnya adalah achievement, pengakuan, kemajuan tingkat kehidupan, dsb (faktor intrinsik).


C. TEORI MOTIVASI DOUGLAS McGREGOR

Mengemukakan dua pandangan manusia yaitu teori X (negative) dan teori y (positif), Menurut teori x empat pengandaian yag dipegang manajer

a. karyawan secara inheren tertanam dalam dirinya tidak menyukai kerja

b. karyawan tidak menyukai kerja mereka harus diawasi atau diancam dengan hukuman untuk mencapai tujuan.

c. Karyawan akan menghindari tanggung jawab.

d. Kebanyakan karyawan menaruh keamanan diatas semua factor yang dikaitkan dengan kerja.

Kontras dengan pandangan negative ini mengenai kodrat manusia ada empat teori Y :

  1. karyawan dapat memandang kerjasama dengan sewajarnya seperti istirahat dan bermain.

  2. Orang akan menjalankan pengarahan diri dan pengawasan diri jika mereka komit pada sasaran.

  3. Rata rata orang akan menerima tanggung jawab.

  4. Kemampuan untuk mengambil keputusan inovatif.


D. TEORI MOTIVASI VROOM (1964)

Teori dari Vroom (1964) tentang cognitive theory of motivation menjelaskan mengapa seseorang tidak akan melakukan sesuatu yang ia yakini ia tidak dapat melakukannya, sekalipun hasil dari pekerjaan itu sangat dapat ia inginkan. Menurut Vroom, tinggi rendahnya motivasi seseorang ditentukan oleh tiga komponen, yaitu:
• Ekspektasi (harapan) keberhasilan pada suatu tugas

Instrumentalis, yaitu penilaian tentang apa yang akan terjadi jika berhasil dalam melakukan suatu tugas (keberhasilan tugas untuk mendapatkan outcome tertentu).
• Valensi, yaitu respon terhadap outcome seperti perasaan posistif, netral, atau negatif.Motivasi tinggi jika usaha menghasilkan sesuatu yang melebihi harapanMotivasi rendah jika usahanya menghasilkan kurang dari yang diharapkan


E. Achievement TheoryTeori achievement Mc Clelland (1961),

yang dikemukakan oleh Mc Clelland (1961), menyatakan bahwa ada tiga hal penting yang menjadi kebutuhan manusia, yaitu:

Need for achievement (kebutuhan akan prestasi)

Need for afiliation (kebutuhan akan hubungan sosial/hampir sama dengan soscialneed-nya Maslow)

Need for Power (dorongan untuk mengatur)


F. Clayton Alderfer ERG

Clayton Alderfer mengetengahkan teori motivasi ERG yang didasarkan pada kebutuhan manusia akan keberadaan (exsistence), hubungan (relatedness), dan pertumbuhan (growth). Teori ini sedikit berbeda dengan teori maslow. Disini Alfeder mngemukakan bahwa jika kebutuhan yang lebih tinggi tidak atau belum dapat dipenuhi maka manusia akan kembali pada gerakk yang fleksibel dari pemenuhan kebutuhan dari waktu kewaktu dan dari situasi ke situasi.


Read Users' Comments (0)